Dayak Lundayeh & Tarian Kapten Arus Deras

Penulis: Ihyaulumuddin, 11 May 2022
image
Baju Adat Dayak Lundayeh

Desa Long Berang / Lung Barang merupakan salah satu desa yang yang berada di Kecamatan Mentarang Hulu Kab Malinau Provinsi Kalimantan Utara yang dimana mempunyai sejarah unik atas nama Desa Lung Barang ini sendiri yang dimana “Lung” yang artinya Sungai yang panjang menurut tokoh masyarakat penamaan itu dari Bangsa Penjajah (Belanda & Jepang) yang datang ke Hulu-hulu sungai di Kalimantan Utara, secara karakteristik desa – desa di Hulu Pedalaman ini mempunyai sungai – sungai yang lebar dan berarus deras yang dimana mayoritas masyarakatnya suku dayak tinggal di pinggir sungai. Bagi mereka sungai merupakan adat budaya yang mendarah daging dari nenek moyang mereka, sungai juga digunakan mencari protein tambahan seperti ikan dan hewan-hewan lainnya, sungai juga di gunakan menjadi media transportasi utama dalam mengunjungi desa-desa tetangga di hulu sungai yang berarus deras ini, perahu yang digunakan bernama “Ketinting” (Perahu panjang 5-10 meter menggunakan mesin ketinting 6-20 PK) dan “Longboat” (Perahu panjang 10-20 meter menggunakan mesin tempel berkapasitas 15-40 PK). Sedangkan penamaan “Barang” merupakan dari sejarahnya merupakan suatu tempat penukaran barang (Barter) antara orang china dan orang dayak. Komoditas yang mereka tukarkan itu berupa Getah Damar,Gaharu dan hasil hutan lainnya, sedangkan barang hasil penukaran itu berupa Garam,Gula,Tembakau dan Guci/Tempayan. Pada zamannya barang-barang diatas merupakan barang mewah karena tidak adanya akses dan transportasi yang bisa menghubungkan satu dengan yang lainnya, sedangkan dulu alat transportasinya dari Malinau ke di desa yang berada di hulu menggunakan rakit yang di dayung beberapa orang dengan waktu perjalanan yang di tempuh hingga seminggu hingga sebulan melawan arus ke hulu pada zamannya.