Desa Yang Terpisah

Penulis: Ida Ayu Divine Silverria, 03 April 2022
image
Bentuk Tatanan Bangunan Di Pusat Desa Nggasuang

Jumlah pulau di Indonesia yang disepakati berdasarkan rapat Badan Informasi Geospasial (BIG) pada tahun 2020 adalah 17.000 pulau. Penetapan itu memiliki beberapa persyaratan mendasar yang di atur dalam Undang – Undang (UU) Nomor 32 tahun 2014 tentang kelautan. Pasal 1 ayat 3 yang menjelaskan pulau adalah wilayah daratan yang dibentuk secara alami, dikelilingi air, dan permukaan diatas air ketika air pasang. Seperti yang kita ketahui bersama 5 pulau terbesar dalam peta Indonesia sampai saat ini adalah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Sedangkan untuk daerah dengan jumlah penyumbang pulau terbanyak menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 adalah Papua barat yang berjumlah 4.108 pulau, Kepulauan Riau berjumlah 1.994 pulau, Sulawesi Tengah berjumlah 1.632 pulau, Maluku berjumlah 1.286 pulau, dan Maluku Utara berjumlah 856 pulau.

Sedikit dari penjelasan sebelumnya diterangkan bahwa daerah Sulawesi, khususnya Sulawesi Tengah turut menyumbangkan keberagaman pulau yang berada di Indonesia. Nggasuang, jika mendengar kata itu sangat terasa asing ditelinga bukan, apakah itu nama makanan atau benda ? Nyatanya Nggasuang adalah nama suatu desa yang masuk dalam wilayah kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Desa ini jika kita tengok untuk pertama kalinya melalui pemetaan citra satelit seperti Google Earth akan menyisakan decak kagum sekaligus was – was dengan berbagai pertimbangan yang mungkin sangat mencolok adalah karena posisi geografisnya yang terpisah - pisah antar pulau dan berbatasan langsung dengan laut lepas.

Untuk batas sebelah Utara kita mulai disambut dengan Selat Bungin, untuk batas sebelah Timur adalah Perairan Desa Mbuang – Mbuang, untuk batas sebelah Selatan adalah Laut Banda, dan terakhir untuk sebelah Barat adalah Laut Pulau Pobongkoh. Jika para pembaca ingin turut serta menelusuri letak geografisnya dapat diakses pada kordinat lintang 2° 2'34.02"S - 2° 2'43.92"S dan Bujur 123°45'29.75"T - 123°45'35.53"T. Secara garis besar wilayah kerja pemerintahan desa Nggasuang dibagi menjadi 4 sub desa atau dusun. Dusun 1 dan 2 berada di pusat Desa Nggasuang yang masih dalam satu pulau, sedangkan untuk dusun 3 & 4 masing – masing terpisah pulau. Dusun 3 berada di Pulau Bumi Hijrah atau lebih terkenal dengan nama bekennya yaitu Pulau Jodoh, dan untuk dusun 4 berada di Pulau Tongo.

j1

Dalam perjalanan kami melaksanakan tugas awal untuk inventarisasi LTSHE dimulai pada tanggal 19 November 2021 dan selesai pada tanggal 21 November 2021 menggunakan perahu ketingting. Dengan skema perjalanan berangkat dari kecamatan Bokan Kepulauan menuju pusat Desa Nggasuang pada hari pertama, dan menuju dusun 3 & 4 pada 2 hari selanjutnya, kemudian bertolak kembali ke kecamatan. Tentunya dalam sebuah perjalanan tidaklah lengkap tanpa adanya sebuah tantangan yang dalam hal ini ditimbulkan oleh faktor alam yaitu cuaca, seperti adanya hujan lokal hingga badai sampai adanya pusaran air yang mewarnai cerita perjalanan kami. Sekali lagi tidak hentinya rasa syukur kepada Sang Pencipta yang dapat saya sampaikan untuk menutup lanturan cerita kali ini.